Tuesday, 19 June 2012

Percaya Ada-nya Konspirasi Judi Bola? Tunggu Dulu….


Pertama-tama sori kalo Lads and Lasses berpendapat tulisan ini agak2 tasteless atau offensive... trutama yg agamanya kuat ato ga suka judi
Lads and Lasses sebagai pecinta sepak bola dalam obrolan sekitar bola dan hasil-hasil pertandingan klub dan liga favorit kita ada kala-nya kita menyinggung mengenai taruhan bola, voor, permainan Bandar, wasit disogok, dsb, yang ujung-ujung-nya sering kali kita berspekulasi mengenai konspirasi judi bola yang diatur oleh Bandar besar, entah siapa Bandar tersebut.

Ada yang yakin banget, ada yang enggak, ada pula yang ragu2. Di tulisan ini saya bermaksud memberi argumen tambahan bagi yang berposisi skeptis dengan adanya ‘peran’ Bandar dalam suatu hasil pertandingan. Argumen didasarkan pada data penelitian kecil2an saya di IndoToonArmy ;)

Kalau berdasarkan obrolan saya dengan para punter (penjudi) di tempat saya studi skarang ,bandar tidak perlu repot2 mengatur skor karena resiko hukumnya terlalu besar dan dapat menghancurkan bisnis mereka dalam sekejap.. Apalagi the odds always in them jadi pasti bandar slalu untung..buat apa repot2 atur skor dsb.

Nah saya yang lumayan aktif bertaruh dalam suatu match bola jadi tergelitik untuk sekedar mencari bukti apa memang demikian.. Bandar hanya murni menyediakan jasa taruhan dan mereka akan selalu untung.. karena mereka slalu memiliki odds yang jauh lebih besar ketimbang penjudi.

Untuk itu saya mencoba jadi ‘Bandar’…saya mengadakan kuis tebak skor yg tempo hari Lads and Lasses ikuti.. yang sistemnya mendekati sistem taruhan yang paling populer di Inggris yaitu tebak skor berikut skorer-nya (ini hadiahnya paling besar ketimbang siapa yang menang/kalah). Di Inggris Bandar selalu menggoda para penjudi dengan profit besar jika skor tebakan penjudi benar. Misalnya, kalau anda bertaruh 10 pound untuk skor 2-0 buat NUFC lawan si Fulan FC anda bisa menang 70 pound, atau kalau lawannya lebih berat misalnya real Madrid.. kalau NUFC menang 3-0, dgn 10 pound anda bisa menang 250 pound apalagi kalau anda menebak dengan siapa skorernya..pasti jauh lebih besar profit yang dijanjikan.

Nah… dalam kuis tebak skor tersebut dari 346 peserta jarang sekali setiap minggunya ada tebakan skor yang benar…, jadi misalnya saya jadi Bandar beneran dan para peserta kuis adalah penjudi beneran yang selalu masang tebak skor-nya dgn 10 pound tiap minggunya, maka saya tiap minggu maksimal mendapat 3460 pound… (tiap minggu yg ikutan rata2 150 orang.. jadi anggep aja tiap minggu saya selaku Bandar mengumpulkan 1500 pound..)

Setiap minggu kalo dirata2 yang bener nebak skornya palingan cuma 3 orang, jadi kalau misalnya satu orang dapat 150 pound,, berarti saya selaku Bandar cuma perlu ngeluarin 150 x 3 = 450 pound buat yang berhasil nebak skor bener… dari 1500 pound yang saya dapat.. jadi setiap minggu saya untung 1050 pound hehehe… big profit buat Bandar =) tanpa perlu atur skor.

Dan saya perhatikan yang perlu untuk mengatur skor adalah para penjudi itu sendiri bukan Bandarnya…. Yang lumayan baru adalah ini http://sport.detik.com/sepakbola/read/2011/10/07/000807/1738610/72/kasus-perjudian-ayah-dan-paman-rooney-ditangkap dimana para penjudi ini berusaha ngatur skor dengan nyogok oknum2 yg terlibat langsung dalam pertandingan …. Supaya mereka bisa menangin taruhan mereka… ini kasus2 lainnya http://www.superbetting.com/top-football-match-fixing-scandals-n12.html

Jadi ya.. walau mungkin saya salah…  at least simulasi yg saya lakukan ini bisa digunakan untuk memperkuat argumentasi bahwa  tanpa mengatur skor pun Bandar sudah untung sehingga tidak perlu berusaha atur skor…

Btw gimana dengan bursa taruhan yg cuma prediksi menang/seri/ kalah? gampang dong buat menang taruhan ini,, tinggal masang barca buat menang aja tiap dia maen,, kan hampir slalu menang tuh..
Salah...Bandar tetap untung, karena hadiahnya jauh lebih kecil,,, apalagi buat klub kayak barca, madrid, celtic, dan rangers pasti bandar cuma ngasih profit dikit... Misalnya.. penjudi masang barca menang lawan osasuna.. palingan kalo barca menang.. dari 10 pound yg dipasang cuma ada profit 1 pound.. dan dalam perjalanannya barca hampir pasti gak selalu menang.. jadi gak worth the risk.. bisa aja penjudi menang 9 kali berturut2..karena barca menang lawan 9 klub cemen, membuat si penjudi untung 9 pound.. tapi pas pertandingan ke-10 si barca seri atau kalah..  si penjudi jadi kalah 1 pound deh... bayangin kalo satu season barca seri 6 kali kalah 4 kali ...

Well that’s my 2 cents…

The Hidden Facts of St James’ Park Stadium


Lewat tulisan ini saya ingin berbagi beberapa informasi, yang menurut saya menarik, mengenai Stadion kebanggaan kita ini yang mungkin saja teman-teman tidak atau belum mengetahuinya berikut sebagian info yg saya masih ingat… ada yg berkaitan langsung dengan match ada juga yang yg tidak berkaitan, jadi silahkan manggut2 atau skeptis    =)   enjoy!

1. Kemiringan Lapangan
Tahukah Lads and Lasses kalau lapangan di SJP tidak datar? melainkan miring sekitar hampir 5 derajat (lawan tidak menyadari hal ini). Hal ini memang disengaja demikian dengan tujuan untuk menguras tenaga lawan terlebih dahulu, di babak pertama NUFC akan selalu memilih posisi menyerang kearah leazes end (atau sebaliknya ya?? jujur gue agak lupa ke arah mana yg nanjak mana yg turun hehehe) karena kontur lapangan yg menurun sedangkan lawan akan lebih terkuras tenaganya karena lari menanjak ke arah gallowgate end di babak pertama. Pemilihan posisi lapangan ini diklaim cukup membantu NUFC dalam menghadapi lawan2nya..contoh ketika lawan arse yang berakhir 4-4..NUFC dapat mengejar karena lawan sudah kelelahan.  Kemiringan ini terlihat jelas kalau nonton di SJP dari tribun paling atas...
keliatan gak miringnya?

2. Bench
Tahukah Lads and Lasses kalau bench di SJP buat NUFC dan tamunya di desain serupa tapi tak sama? Yap! Kalo di TV mungkin bench akan terlihat sama saja, namun pada kenyataannya bench untuk NUFC dilengkapi dengan penghangat dan fasilitas penunjang elektronik berikut tempat duduk yang lebih empuk, sedangkan untuk tim tamu tidak ada penghangat, slot listrik, ataupun bangku empuk. Hal ini diklaim bermanfaat ketika musim dingin, dan/atau ketika manajer NUFC terkena kartu merah oleh wasit, ataupun kalo ada pemain lawan yang sedang wasir ketika bertandang ke SJP =p
Nih waktu munyuk dibabat 3-0 di musim dingin ini wkwkwk

3. Ruang Ganti
Tahukah Lads and Lasses kalau ruang ganti di SJP untuk NUFC dan tim tamu sangat berbeda? Yap! Ruang ganti untuk tim kita sangat lega, mewah dan nyaman dimana para pemain punya space masing2 untuk segala perlengkapan perang mereka, termasuk safety box untuk menyimpan barang berharga mereka ketika mereka sedang di lapangan, fasilitas refreshment yg wah (kamar mandi yang oke, snack dan minuman lengkap, dsb), dan peralatan lengkap buat pengaturan taktik bagi sang manajer.
Nah ini ruang ganti NUFC..
Ruang ganti untuk tim tamu didesain sangat sempit dan memaksa mereka untuk duduk berdesakan dibangku yg terbuat dari tembok dengan ventilasi udara yang minim. Pernah liat kan ruang ganti di stadion liga Indonesia? Nah kurang lebih kayak gitu… bahkan menurut orang dalam, seringkali air hangat ruang ganti tidak nyala…(sengaja tidak dinyalakan)..
 













Nah bandingin ruang ganti stadion di Jayapura sama ruang ganti visitor di SJP,,, mending mana?
NB: hal-hal seperti ini hendaknya dipikirkan oleh manajemen Timnas Indonesia guna membantu kinerja Timnas kita… culas tapi masih legal..  dan no suap - no konspirasi =)

4. The Disturbing View of Stadium of Shite
Taukah Lads and Lasses kalau kita bisa liat Stadium of Shite-nya makem dari tribun paling atas di SJP? Yap jika hari sedang cerah dan Lads and Lasses duduk di tribun Leazes End,, di kejauhan akan nampak stadion kebanggaan para makem, dan menurut manajemen itu bisa dianggap hari sial kita =)


                                             Tuuuhh liat gak?? =p


5. Pink Room
Tahukah Lads and Lasses kalau SJP memiliki ruang tahanan khusus buat para perusuh dan hooligan yang reseh2? Nah adanya penjara di SJP semakin unik dengan warna ruangan itu. Ruangan untuk para begundal ini berwarna merah jambu alias pink. Pihak kepolisian northumbria memilih warna pink karena berdasarkan penelitian warna pink adalah warna yang paling efektif dalam meredakan emosi dan sifat agresif manusia.

6. Milburn Statue
Mungkin gak terlalu hidden, tapi mungkin banyak juga yg belum tau.. makanya saya angkat di sini… kalau patung di SJP bukan hanya ada patungnya SBR namun juga ada patung legenda NUFC lainnya yaitu Jackie Milburn di dekat strawberry corner.

7. SJP = Gedung Serba Guna
Nah SJP itu selain berfungsi sebagai stadion sepak bola, juga memiliki ruangan-ruangan yang dapat dipakai untuk menggelar acara-acara seperti pesta perkawinan, konferensi, pameran, wedding expo, job fair, wisuda, pesta natal, konser musik, studio TV, bahkan seleksi reality show. 85 Executive box-nya juga kerap digunakan untuk urusan bisnis seperti rapat, presentasi, press conference, dsb..  dan ternyata Peter Lovendkrands dan Shearer adalah salah satu tenant di SJP menyaingi perusahaan2 besar di northeast yg juga ‘memiliki’ executive box di SJP.. mmm Michael Owen juga pernah. Intinya ruangan2 di SJP dikomersilkan supaya menunjang pemasukan klub...

Nah sekian hidden facts di SJP yang saya ingat.. kalo ada lagi dan lumayan lucu, akan saya tambah... =)

Thursday, 22 March 2012

Newcastle upon Tyne = Newcastle United FC and Much More



Setelah diterbitkannya artikel Lets Go to Newcastle tempo hari rupanya semakin banyak Lads and Lasses beserta keluarga yang memantapkan niatnya untuk menunaikan ‘iman’ kita kepada NUFC =) alias berkunjung langsung ke Newcastle atau lengkapnya Newcastle upon Tyne. Sehubungan dengan itu, guna semakin memperkaya dan menambah value kunjungan Lads and Lasses ke kota idaman kita tersebut… berikut kami sajikan apa-apa saja yang menarik untuk dilakukan di daerah Northeast England ini yang kami secara pribadi telah mencicipinya dan menikmatinya.. enjoy!

(btw kami harap Lads and Lasses yang masih ‘jauh’ rezekinya buat ke Newcastle dengan membaca artikel ini semakin dimudahkan jalannya buat ke situ, ingat ‘…mimpi adalah kunci… by Nidji =p’)

1. Kegiatan berkaitan dengan NUFC
a. Pastinya nonton NUFC di St James’ Park dong…
Tips: Pilih seat di daerah L7-Leazes End dijamin berisik.

                                   ini waktu ngeledek scoucers

b. Stadium Tour:
Ke SJP dan nonton NUFC main kurang afdol tanpa melakukan stadium tour lho.. sudah jelas itu.. karena di stadium tour kita bisa keliling se-isi SJP yang megah dan mewah dari mulai ruang ganti, lapangan, tunnel, VIP box, press conference room, ruang rapat dan ruang kerja NUFC, trophy & memorabilia room, tempat makan pemain, dan banyak lagi.. tur ini dipandu sama staf NUFC yang friendly dan bener-bener tau NUFC dan SJP jadi kita semakin tau sejarah klub kita plus SJPnya dan tetek bengek printilan hal-hal yang rutin di belakang layar atau jeroan SJP menjelang dan sesudah pertandingan yang selama ini kita gak tau. Tur-nya cuma 10 pound tapi pengalaman yang bener-bener priceless.
Tips: cari jadwal tur yang 2 jam menjelang pertandingan!

c. NUFC store

Belanja official merchandise NUFC… mmm tanpa dibilangin pasti Lads and Lasses juga bakalan ke NUFC store yah..hehehe apalagi NUFC store satu compound sama SJP walau ada yang di eldon square juga.
Tips: kalau akhir tahun NUFC store sering sale gede-gedean diskon sampe 70% malah juga ada barang-barang gretongan lho lumayan banget tuh.

d. Darsley Park
Taman apaan tuh? Ini bukan taman tapi tempat latihannya NUFC alias training ground. Kalo mau berburu foto ama tanda tangan pemain pujaan kita disini tempatnya. Google aja yah tempatnya dimana, gak jauh kok dari city center cuma sekali naik bus.
Tips: sesuain jadwal latihan mereka ama jadwal kunjungan Lads and Lasses dan jangan lupa bawa spidol, jersey, sama kamera. Kami belum beruntung sampe sekarang =(

e. Reserve Team

Nonton reserve team juga seru, liat pemain muda kita beraksi dan biasanya gratis.
Tips: Cek availabilitynya di nufc.com karena juga seringkali tertutup untuk umum.
Tips tambahan coba cek acara-acara resmi NUFC yang terbuka untuk umum kayak charity, open training, dsb itu kesempatan buat bisa dapet tanda tangan dan foto bareng pemain. Kami sendiri dapet tanda tangan dari Leon Best, Sammy Ameobi, dan Danny Simpson, plus foto bareng Simmo waktu acara NUFC against racism =)


2. Tourist Attraction
Newcastle itu gak boring kayak kota-kota lain di Inggris khususnya Manchester dimana wisatawan palingan cuman nonton bola aja di situ selebihnya sampah, gak ada bagus-bagusnya itu kota, ato York yang cuman bagus kotanya tapi bolanya jelek. Nah wisatawan sering ke tempat-tempat ini nih…..

a. Quayside area

Di situ Lads and Lasses bisa dapet view trademark-nya bin iconic-nya Newcastle yang bagus banget. Di situ ada river Tyne, Millenium Bridge plus jembatan-jembatan laennya, the Sage(bangunan mirip keong mas di Taman Mini tapi lebih bagus) buat yang seneng live music atau opera, sama Baltic building pusatnya kesenian kontemporer Inggris Utara. Bisa jalan-jalan juga ke town center-nya Gateshead. Bener-bener gak lengkap ke Newcastle kalo gak ke sini. Jangan lupa makan sore atau dinner cantik di salah satu resto di tepian sungai Tyne ya, harganya masih terjangkau kok, pemandangannya cantik banget, yang paling mantep di lantai 6 gedung the Baltic, Lads and Lasses bisa dapet eagle view kota Newcastle di situ.
Tips: Cek websitenya the Sage untuk liat ada band atau artis apa yang manggung yang cocok sama jadwal kunjungan Lads and Lasses, seringkali artis populer manggung dimari lho dan siapa tau idola kalian! Tempo hari kami nonton Katy Perry hehehe.

b. Newcastle City Center area


Ya iya lah..tapi di sekitaran situ ada apa? Ada salah satu mall terbesar di Eropa? gak ngaruh juga sih. Kalo di daerah ini mending poto-poto di Grey’s monument, ke teater nonton opera di deket situ, ke tembok yang ngebuat nama kota ini jadi Newcastle, naik bus merah City Tour buat dianterin ke bangunan-bangunan bersejarah di Newcastle..bagus-bagus lho, ke Leazes Park atau taman kota yang tengah-tengahnya ada danau dan banyak aneka suaka margasatwa di situ, sama ke Great North Museum (gratis) yang menarik di situ ada mumi asli lho, sama tulang T-rex, nah kalo itu semua udah lanjutin ke Laing art center sama Discovery Museum, abis itu lanjutin lagi ke perpustakaan Newcastle deh. Cape tapi puas.

Tips: pas ke Leazes Park jangan lupa bawa roti yang agak banyak kasi makan burung pake itu… Lads and Lasses bakal dikerubutin ratusan burung dari 30an jenis burung..trus foto dah…manstap!

c. Kampus…

Gak terlalu destinasi wisatawan/wati sih tapi banyak juga pemandangan menarik di Newcastle University dan Northumbria University dari mulai bangunannya yang unik dan bersejarah sampe mahasiswinya yang cantik-cantik dan menarik…cuci mata.. =) btw kalo datengin kelas juga bisa kok siapa tau minat kuliah di dua Uni itu.
Tips: ...apa ya? Mmm ah ini aja… sesuain jadwal kunjungan kalian ama jadwal open class atau fresher week. Jadi Lads and Lasses bisa ikut-ikutan masuk kelas ama acara buat mahasiswa baru tuh, dijamin dapet kenalan sama lawan jenis. Apalagi pas weekend. Kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda.

3. Cultural experiences dan sesuatu yang gak ada di Indonesia
Travel guide atau blog orang Indonesia manapun gak bakal ada yang nulis hal ini tentang experience mereka di Inggeris…palingan yang mereka tulis cuma tempat jalan-jalan yang indah aja. Pfft. Kalo kami..more than that tentunya =)  …dan ini salah satu dan salah dua-nya…

a. Carboot aka Sunday Market alias Pasar Minggu

Pasar minggu emang ada di Jakarta Selatan tapi udah meaningless gak ada artinya lagi selain nama daerah. Nah kalo di Newcastle carboot ini bisa jadi alternative belanja dan nyari oleh-oleh yang fun. Carboot isinya adalah orang-orang jual barang bekas dan berbagai makanan unik dengan harga super duper murah. Kalo Lads and Lasses beruntung bisa dapet barang antik atau elektronik 2nd tapi mint condition. Pernak-pernik Newcastle juga banyak yang jual loh. Kalo di Newcastle lokasi carboot yang lumayan gede ada di stadionnya Newcastle Falcon sama di Quayside, kalo mau carboot paling gede dan paling lengkap ada di Hexham, 1 jam dari kota Newcastle.
Tips: Adanya cuma hari minggu lho ya namanya juga pasar minggu… dan nawar setengah harga kalo ga dikasih tinggal dulu.   

b. Sports Betting
Untuk lebih menambah serunya nonton bola gak ada salahnya nebak skor di bookies (betting shop) kalo bener duit kita bisa nambah 10 kali lipat tergantung kita naro tebakan kita berapa duit. Menjelang matchday kedai-kedai bookies ini bakal rame sama orang-orang yang bertaruh. Suatu hal dan budaya yang gak ada di Indonesia mengingat judi dilarang oleh agama dan pemerintah. Selain taruhan bola , balap kuda sama balap anjing juga suatu hal yang menarik di Newcastle ada race course yang lumayan gede, cek google buat jadwal racenya ya. Lucu loh balap anjing dan seru.
Tips: Bet dengan akal sehat gak cuman ngandelin luck.

c. Berburu jersey di Charity Shops. Belanja sekaligus beramal
Secara pribadi kami enjoy banget ama kegiatan ini, yaitu hunting jersey ori mint condition dengan harga cuma sekitar 3-5 quid (pound). Kalo beruntung bisa dapet jersey Newcastle atau tim lain yang langka yang gak ada di Indonesia. Charity shops itu toko amal yang dikelola LSM tertentu kayak Oxfam, British Heart Foundation, Marie Curie Cancer Research dsb, biasa disebut juga Hospice Shop. Toko-toko ini juga punya pakaian, sepatu, buku, dvd, dsb yang 2nd tapi dijamin mutunya bagus dan udah dicuci bersih. Kalo lagi hoki kita pasti nemuin barang-barang bermerk dan high quality yang bisa jutaan kalo di Indonesia, misalnya tas ibu-ibu atau tas cewe yang buatan perancis atau italia itu.
Tips: Kunjungin toko-toko dimaksud pada hari senin sehabis makan siang karena biasanya stok barang baru keluar di waktu tersebut, kalo agak telat biasanya barang bagus hari rabu udah gak ada.

d. Gastronomi : Pub, Newcastle Brown Ale, & Chippy

Kalo jalan-jalan pastinya juga mau wisata kuliner ala bapak Bondan yang tersohor itu kan? Kuliner Inggeris emang salah satu yang terburuk di dunia, tapi namanya udah ke Inggeris masak gak nyoba makanan aslinya. Nah mumpung di Newcastle sekalian ke pub legendaris the Strawberry di seberang SJP, pesen fish and chips minumnya Newcastle Brown Ale. Oh iya satu lagi, kalo Indonesia punya warteg, Inggeris punya chippy, kalo bujet buat makanan terbatas chippy tempat yang pas buat makan, menunya? Ya fish and chips (ama paling banter ayam panggang india ato pizza). Nah, selamat, Lads and Lasses dengan demikian udah pernah nyobain makanan asli Inggeris. Maknyuss.
Tips: Jangan ke pub kalo untuk nyari makanan pas lagi matchday. Btw Shearer’s Bar juga oke dan harga terjangkau loh.
Tambahan info sebenernya banyak sih resto-resto bagus seantero Newcastle apalagi di Chinatown ada nasi goreng paling enak sedunia tuh =p (menurut kami pribadi), makanan dari seluruh penjuru dunia ada..masakan Indonesia aja ada. Tapi whats the point? Kalo ke Inggeris malah nyobain makanan negara lain.

e. Ibadah
Dalam artian bukan ke SJP lho ya. Maksudnya kalo Lads and Lasses mau sholat berjamaah, sholat jumat, atau kebaktian, atau ke pura atau kuil, Newcastle adalah kota yang multietnis gampang nyari masjid apalagi gereja, buat yang hindu atau budha juga ada tempat ibadahnya bahkan yang Sikh gurdwara-nya pun ada di sini tapi bentuknya gak kayak di India atau di Medan lho ya. Jadi gak usah khawatir ketinggalan sholat jumat atau ibadah apapun agama Lads and Lasses di sini.
Oh iya buat Lads and Lasses yang beragama Yahudi, belum pernah liat orang Yahudi dan mau tau, atau simpatisan Yahudi (ghoyim istilah kaskusnya) mumpung di Indonesia gak ada..jangan lupa main-main ke sinagoga yah. Tinggal nanya mbah google.
Tips: Kalo mau sholat jumat di Masjid Newcastle University aja..rumornya Demba Ba sering sholat di situ.

4. Entertainment

a. Hiburan Olahraga
Nonton rugby dan support Newcastle Falcons yang notabene juga kebanggaan Newcastle juga asyik lho, atmosfernya berbeda ama nonton bola. Dateng aja ke Kingston Park kandang mereka. Nonton hoki es juga lucu tuh, Newcastle Vipers. Lower division kayak Gateshead sama Whitley Bay kalo ada waktu luang boleh lah.. ditonton. Dan jangan lupa nonton balap anjing heheheh.



b. Nightlife
Newcastle cocok buat Lads and Lasses yang hobi clubbing karena banyak banget club di sini dan kalo jumat malem rame banget muda-mudi, tua-tui yang berpakaian seksi untuk joget dan ajojing. Goodluck yah kalo clubbing di Newcastle semoga gak kentang…

Tips: Jangan deket-deket orang mabok, jangan mabok, jangan cari masalah..safety can be fun

c. Casino: Blow or Flow your cash!
Hiburan buat orang dewasa ini =), ada 2 casino besar dan bagus di Newcastle yaitu Asper sama Grosvenor, Lads and Lasses bisa gandain uang atau ilang uang di casino tergantung keberuntungan. Gak ada salahnya sih dicoba karena gak ada di Indonesia kan? cmiiw. Bujetin sedikit aja dan rasakan adrenaline rush yang terjadi karena kondisi uang antara akan nambah atau diambil orang dengan mudahnya…hehehe. Fyi aja nih, ada anak ITA yang ke Newcastle dan nonton di SJPnya gratis gara-gara menang poker 100 pound. Kalo ‘beruntung’ bisa ketemu Mike Ashley di situ.
Tips: Kalo lagi menang jangan lama-lama di situ segera cabut dan nikmatin uang kemenangan, kalo kalah jangan nangis anggep aja pengalaman dan hiburan. Bujetin dikit aja buat ke casino.
  
d. Opera dan Musik

Udah diceritain kan di atas… =)

e. Red Light District
Jangan ngarep ada wisata esek-esek di Belanda atau Mangga Besar… gak ada yang kayak begituan di Newcastle. Palingan adanya for your eyes only.
Tips: not recommended

5. Outing sekitaran Newcastle
a. Alnswick
                                                       ibu dan bapak saya di Alnswick Castle

Ini nama kota kecil yang ada kastil tempat Harry Potter shooting, kastilnya luar dalam cantik..sayangnya di dalam gak boleh foto-foto padahal menurut kami itu the best partnya dari kastil ini. Cuma 40 menit naik bus dari Newcastle. Gak mahal pulak tiket masuknya. Banyak hal menarik untuk dilihat, foto-foto, dan dilakukan di sini.
Tips: Ikut latihan memanah ala Aragorn, ikut latihan naik sapu terbang kalo Lads and Lasses bawa kanak-kanak, dan gak perlu ke tamannya karena bayar lagi dan gak begitu bagus…kebun raya bogor lebih superior dari taman di belakang kastil itu.

b. Makemland
Nah..kalo penasaran gimana markas besarnya makem dan gimana makem idup dateng aja ke Sunderland Cuma 15 menitan naik metro (subway-bukan metromini bukan kedai fastfood juga). Main-main ke Stadium of Shite sama ke museum-museum yang ada di situ.
Tips: Pakelah baju NUFC di situ… dijamin…… dijamin…..

c. Whitley Bay
                                            Saya dan anak ke Whitley Bay di musim dingin -.-


Kota kecil pinggir pantai, pantainya indah dan luas gak kayak umumnya pantai di Indonesia yang udah dijajah kapitalis dunia perhotelan. Kotanya asik buat chill out. Banyak spot bagus buat foto2. Cuma 20 menitan naik metro.
Tips: The bestnya ke sana pas summer karena…..   anyway kalo pas winter ntar bisa chilled beneran karena anginnya gede dan air lautnya dingin banget.
  
d. Durham
                                                         

                                                             Di depan Durham Cathedral

Kota yang terkenal sama lumiere festival dan cathedralnya. Lumiere itu kayak permainan cahaya warna warni ala layar tancep, tapi ini sinarnya ditembak ke dinding cathedral yang gede banget. Isinya cerita tentang Christianity gituh..bagus deh. 30 menit dari Newcastle.
Tips: datang pas lumiere malem2 menjelang masuk musim dingin. 

e. Gateshead
Kota tetangga Newcastle ini punya mal terbesar di eropah. Silahkan mampir kalo mau tau mal paling gede di Eropah itu kayak apa, jangan lupa ke Angel of North. Bus tiap 8 menit dari Newcastle city center.

Nah sekian tulisan ini kami buat. Semoga bermanfaat =). Salam. Rangga Yudha Nagara

*Tulisan ini dibuat dari sudut pandang non-religius dan non-rasis, bertujuan untuk memberikan insight tentang Newcastle upon Tyne dan bukannya bermaksud nganjurin yang jelek-jelek lho ya.. (berjudi, berdekatan dengan zina, atau minum bir). Pilihan ada pada Lads and Lasses =) dan yang paling penting enjoy! dan pastikan Lads and Lasses ngeprint tulisan ini pas mau ke Newcastle hehehe. 

aslinya buat teman2 Indonesian Toon Army tercinta... =) dan dimuat di website www.indotoon.com

Indonesian Toon Army : Wor Community






Perkenalkan nama saya Rangga biasa dipanggil Erge, ketidakhadiran saya dalam acara gatering nasional perdana Indonesian Toon Army (ITA) adalah salah satu the biggest lost terbesar dalam hidup saya. Apalagi dalam acara tersebut ada sesi sharing pengalaman selama cinta dengan Newcastle United F.C. (NUFC) yang pastinya sangat menarik buat saya untuk mendengar cerita dari Lads and Lasses berkaitan dengan fanatismenya dengan klub bola kesayangan kita ini.

Untuk menebus hal itu saya mencoba berbagi pengalaman dan opini saya selama berada di dalam keluarga besar ITA. Semoga dapat memperkuat tali silaturahmi kita sebagai The Toon Army.

Saya awali tulisan saya dengan pertanyaan yang lumrah dikalangan anak-anak ITA. Kenapa suka  NUFC dan kapan? Jujur saya belum lama suka NUFC, baru sekitar 16 tahun. Saat itu saya kelas 1 SMP belum ngerti bola bahkan gak tau kalo NUFC lagi bagus malah seri-A masih lebih populer. Karena teman sekelas pada nonton bola akhirnya saya putuskan berubah dari anak-anak menjadi remaja dengan membeli tabloid BOLA buat tau jadwal bola di TV dan nonton bola malam-malam. Takdir membuat saya sekali nonton liga inggris langsung jatuh cinta sama kostum hitam-putihnya NUFC.

Season depannya saya jadi gila bola dengan jersey NUFC buatan 7stars dan yang berkulit jeruk selalu saya pakai ketika ekskul bola di sekolah. Hanya saya pendukung NUFC di SMP saya, teman-teman lain mendukung klub yang lebih populer. Saya sempat melihat di Tabloid Bola kolom suara suporter oom Eddy Suryadi mengajak pecinta NUFC di Indonesia untuk membuat komunitas (sampai 2 kali kalo tidak salah), namun apa daya waktu itu saya belum punya akses internet dan masih takut-takut karena masih SMP.

10 tahun gak punya kenalan yang dukung NUFC di Indonesia akhirnya berakhir karena akhirnya saya punya akses internet. Pertengahan tahun 2006 saya gabung dengan ITA di forum proboards, membernya baru 12 saat itu kalo tidak salah. Di situ adalah first contact saya dengan para sesepuh ITA yaitu Presiden kita yang tercinta Eddy Suryadi, dan Bapak-Bapak yang terhormat Mono, oom Didon, oom Dave dan oom Tiyok. Di situ untuk pertama kalinya saya bisa sharing dan diskusi tentang klub kebanggaan bersama NUFC.  Oh iya jujur saya pun baru tahu Howay the Lads dan Makem dari sini.

Kegigihan para sepuh untuk membangun ITA membuat saya juga terpanggil untuk bersama-sama mengembangkan ITA. Dalam hal ini saya mencoba sedikit berkontribusi dengan mengajak semua orang yang suka NUFC yang saya cari dan temui di dunia maya maupun nyata untuk bergabung dalam forum ITA. (almarhum) Friendster (FS) saat itu merupakan media yang sangat berharga dengan search engine-nya yang jauh lebih oke daripada Facebook.

Finally, member sudah lumayan banyak, saatnya kopi darat. Nomor HP yang ada saya sms untuk nobar, message di FS saya sebar. Nobar, bigmatch lawan Mancunt di Pondok Indah Mall harus digelar. Saya sangat excited untuk bertemu Lads and Lasses untuk pertama kalinya. Dengan memakai jersey NUFC kw-3 saya berjalan bangga masuk PIM. Nobar terlaksana dan ngobrol-ngobrol tidak canggung, wonderful experience. 5 lads were there (saya, oom Didon, Prastoto, Angga, dan Abdi). Jumlah yang sangat baik untuk komunitas kecil ITA tampil di depan umum teriak-teriak. Pertemuan ini membuat saya semakin semangat untuk nobar berikut broadcast-nya dan kontak  orang-orang baru, sudah kepalang tanggung, ITA harus berkembang.

Dalam perjalanannya ITA semakin lama semakin banyak dihuni orang-orang yang fasih dan piawai dalam berorganisasi dan juga mempunyai waktu untuk ITA. Saya sangat bersyukur atas hal ini. ITA semakin solid dan kokoh. Sekarang kalau ada event pasti ada yang invitationnya, tempat nobar udah ada yang atur kita tinggal datang, urusan sama media dan external pasti ada Lad(s) yang nyempatin datang, sumber daya futsal juga sangat berkembang pesat, ITA di daerahpun tumbuh subur. Really2 BIG Credits to these Lads  =).     
    
Sekian tahun bergabung dengan ITA saya lihat orang datang dan pergi. Sudah lebih dari 100 orang saya pernah jumpai di kegiatan ITA. Ada yang sekali datang langsung ‘klik’ dan betah malah jadi punggawa ITA, ada yang hanya sekali-sekali datang, ada juga yang hanya sekali datang dan tidak muncul lagi, ada yang bertahun-tahun/berkali-kali saya kontak akhirnya datang juga, ada yang sering kontak-kontakan namun tidak pernah ketemu sampai sekarang.

Saya sangat bahagia dan sangat respek pada Lads and Lasses yang bergabung lalu hadir di event ITA dan aktif (apalagi yang rutin) karena melihat tumbuh dan berkembangnya komunitas kecil kita ini cukup memberikan kepuasan batin. Saya rasa Lads and Lasses juga merasa demikian.

Di sisi lain saya sangat menyayangkan Lads and Lasses yang pernah datang atau malah yang rutin datang baik futsal maupun nobar dan diskusi sekarang tidak pernah ngumpul lagi. Memang tiap orang punya kepentingan berbeda-beda yang lebih diutamakan dari sekedar kumpul dengan ITA. Ada faktor pernikahan, pasangan, keluarga, tempat tinggal, pekerjaan, bahkan mungkin merasa tidak nyaman bergaul dengan ITA atau masih sungkan dan ragu. Saya sendiri sejak bekerja, menikah, dan punya anak agak sangat-sangat sedikiiiiiit banget berkurang frekuensi ngumpul sama ITA.

Besar harapan saya Lads and Lasses yang sekarang hilang tersebut dapat kembali aktif di ITA walau hanya sekali-sekali ngepost di forum.

Dan.. yang paling saya sesali adalah keluarnya fans NUFC dari ITA baik itu karena faktor multi-isme kecintaan terhadap klub bola selain NUFC, di-bully oleh Lads and Lasses di forum, konfrontasi dengan Lads and Lasses lainnya, dsb. Saya sendiri tidak lepas dari dosa ini, saya ingat saya pernah membuat satu member (Lass pulak… =’() ITA keluar karena saya menghujat Alan Smith dengan kata-kata kotor. Mungkin sekarang Lass tersebut jadi ilfil sama NUFC ataupun ITA. Saya menyesal dan berjanji hal ini tidak akan saya ulangi kembali.

ITA merupakan bagian tidak terpisahkan dari passion saya terhadap NUFC. NUFC adalah salah satu hal membentuk tujuan hidup saya. Cinta saya pada NUFC membuat saya belajar dan bekerja lebih giat agar dapat mengunjungi Newcastle di masa depan yang akhirnya kesampaian dan memberi manfaat yang lebih besar di berbagai aspek kehidupan saya. Dengan kata lain ITA juga ada andil di situ =).  

Makanya mari kita sama-sama kembangkan, jaga kerukunan, keramahan, dan karakter ITA yang guyub sebagai komunitas kita sesama pecinta NUFC di Indonesia. HOWAY THE LADS  

Community is What We Make of It

Pecinta Newcastle United Football Club – Rangga Yudha Nagara



tulisan ini aslinya juga saya tujukan buat teman2 tercinta di Indonesian Toon Army--dimuat juga di website www.indotoon.com

Lets Go to Newcastle!: Hal yang perlu disiapkan untuk berangkat ke Newcastle




Lets Go to Newcastle!: Hal yang perlu disiapkan untuk berangkat ke Newcastle



Berhubung makin banyaknya Lads and Lasses yang berniat untuk menyaksikan tim kesayangan kita ini langsung di St James’ Park (SJP), IndoToonArmy mencoba untuk memberi semacam informasi dasar yang semoga dapat bermanfaat ketika akan mengunjungi Newcastle atau setidaknya dapat memperkuat niat Lads and Lasses untuk ke Newcastle.

Artikel ini juga bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Lads and Lasses yang terkait dengan estimasi biaya kunjungan ke Newcastle. Here we go.

Pertama bulatkan tekad!, kalau masih ragu dan malas mempersiapkan hal-hal di bawah ini mending enggak ..ya iya lah..=(.

Kedua bikin paspor. Percuma aja ada duit tapi ga punya paspor kan? Hehehe. Bikin paspor di kantor imigrasi terdekat dengan domisili Lads and Lasses biaya resminya untuk paspor hijau biasa 24 halaman Cuma Rp.50.000, yang 48 halaman Rp.200.000 tapi pada ‘praktek’nya mungkin lain padang lain belalang =p .. untuk lebih lengkapnya silahkan mampir ke www.imigrasi.go.id 

Ketiga visa. Gak terlalu penting sih, tapi seyogyanya kami bahas juga =p . Untuk berkunjung ke Newcastle dibutuhkan visa United Kingdom (UK) dan pemerintah UK menerapkan biaya visa Rp.1.140.000 per orang, kalo gak percaya silahkan cek di sini  http://www.ukba.homeoffice.gov.uk/countries/indonesia/fees1/?langname=UK%20English#resultTableAnchor

Nah untuk visa ini lumayan ribet dan tricky lho.. gak boleh malas untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dan sering kali kita diminta dating ke kantor mereka untuk diambil data biometri kita. Lengkapnya wajib baca di sini http://www.ukba.homeoffice.gov.uk/countries/indonesia/?langname=UK%20English panjang dan njlimet makanya dari awal kami tekankan pentingnya tekad dan penerapan anti-malas. Bahkan jika Lads and Lasses menggunakan  jasa agen dijamin tidak akan kalah ribetnya dengan mengurus sendiri.

Salah satu hal yang krusial untuk mendapatkan visa ini adalah jumlah tabungan di rekening kita yang mengendap selama sebulan terakhir. Peraturan pemerintah UK yang setengah konyol ini perlu kita turuti demi visa dan demi terlaksananya niat kita ke Newcastle. Kami sarankan sebulan sebelum apply visa rekening bank Lads and Lasses atau orang tua Lads and Lasses ada saldo minimal 40 juta rupiah. Kalau mau lebih pasti lagi silahkan ubek-ubek website di atas atau tanya ke http://www.vfs-uk-id.com/, googling dulu atas hal ini sangat kami anjurkan.

Perihal ke-empat adalah tiket. Kami sarankan untuk menggunakan maskapai Emirates karena selain lebih murah ada juga flight yang langsung dari Dubai ke Newcastle International Airport. Harga tiket return di kisaran 1100-1500 USD tergantung lagi off atau peak season. Sekali lagi silahkan cek langsung ke www.emirates.com

Kelima uang. Yup, siapkan uang untuk makan, beli tiket bola, hotel, oleh-oleh dan transportasi selama di Newcastle. Perkiraan kami sebagai orang-orang yang sederhana ini untuk budget per-hari adalah sebagai berikut:
1) makan perhari sekitar 15 pound, paling murah di McD Cuma 3 pound udah dapat paket Big Mac, kentang dan minum.
2) tiket bus, beli aja yang all day ticket supaya bisa keliling Newcastle dari ujung ke ujung per harinya 3,5 pound.
3) penginapan rangenya dari sekitar 25 pound – 80 pound semalam (untuk yang level backpackeran dan lumayan), jangan khawatir gak dapat kamar di Newcastle karena banyak hotel di sini. Tapi untuk jaga-jaga ya boleh aja booking duluan. Kebetulan  http://wikitravel.org/en/Newcastle_upon_tyne punya list penginapan yang bisa dikontak nih.

Tips dari kami kalau mau hotel yang lebih murah cari yang agak luar kota sedikit (10 menit dari city center) seperti hotel di kawasan Fenham ataupun Gosforth. Tinggal naik bus, bilang ke sopirnya tolong turunkan saya di dekat hotel di Gosforth atau Fenham. Done.

4)tiket bola rangenya sekitar 26 pound – 80 pound tergantung mau duduk di mana dan pertandingannya big match atau bukan. Tips dari kami adalah selalu minta tiket yang paling murah dan tarif pelajar ketika beli tiket di box office (di SJP) lumayan potongan harganya bisa sampai 1/3 harga asli.
Jangan takut gak kebagian tiket pertandingan karena SJP sekarang sudah jarang sold out sebelum matchday kecuali pertandingan akbar kayak lawan mackem atau mancunt. Tapi kalau tetep takut kehabisan tiket bisa beli online di www.nufc.co.uk atau beli sebelum matchday di SJP.
5) untuk biaya oleh-oleh, jalan-jalan ya kira-kira sendiri lah ya…. Perkiraan kami 300 pounds akan lebih dari cukup.

Ke enam! Yak ini hal terakhir yang bisa kami pikirkan yaitu hubungi kerabat yang ada di Newcastle untuk kelancaran kunjungan Lads and Lasses sekalian. Perwakilan ITA di Newcastle juga siap membantu untuk pembelian tiket pertandingan, penjemputan dari bandara, pencarian penginapan dan pendampingan selama di Newcastle (supaya gak keder ketika sampe Newcastle pertama kali) dengan tarif tertentu tentunya (sesuai kesepakatan). Perwakilan ITA yang ada di Newcastle untuk saat ini sampai dengan bulan November 2012 bernama Rangga Yudha Nagara, beliau dapat dikontak melalui http://www.facebook.com/profile.php?id=1011780798

Setelah semua hal di atas siap…..jangan lupa packing bawa jersey dan apalin chants abis itu Lads and Lasses siap deh untuk berangkat…… I’m Coming Home Newcastle!
Nb: Artikel berikutnya akan membahas Things To Do in Newcastle selain menyaksikan Newcastle United =)

tulisan ini asli saya peruntukan buat teman2 tercinta di Indonesian Toon Army....