Perkenalkan nama saya Rangga
biasa dipanggil Erge, ketidakhadiran saya dalam acara gatering nasional perdana
Indonesian Toon Army (ITA) adalah salah satu the biggest lost terbesar dalam hidup saya. Apalagi dalam acara tersebut
ada sesi sharing pengalaman selama cinta dengan Newcastle United F.C. (NUFC) yang
pastinya sangat menarik buat saya untuk mendengar cerita dari Lads and Lasses
berkaitan dengan fanatismenya dengan klub bola kesayangan kita ini.
Untuk menebus hal itu saya
mencoba berbagi pengalaman dan opini saya selama berada di dalam keluarga besar
ITA. Semoga dapat memperkuat tali silaturahmi kita sebagai The Toon Army.
Saya awali tulisan saya dengan
pertanyaan yang lumrah dikalangan anak-anak ITA. Kenapa suka NUFC dan kapan? Jujur saya belum lama suka
NUFC, baru sekitar 16 tahun. Saat itu saya kelas 1 SMP belum ngerti bola bahkan
gak tau kalo NUFC lagi bagus malah seri-A masih lebih populer. Karena teman
sekelas pada nonton bola akhirnya saya putuskan berubah dari anak-anak menjadi
remaja dengan membeli tabloid BOLA buat tau jadwal bola di TV dan nonton bola
malam-malam. Takdir membuat saya sekali nonton liga inggris langsung jatuh
cinta sama kostum hitam-putihnya NUFC.
Season depannya saya jadi gila
bola dengan jersey NUFC buatan 7stars dan yang berkulit jeruk selalu saya pakai
ketika ekskul bola di sekolah. Hanya saya pendukung NUFC di SMP saya,
teman-teman lain mendukung klub yang lebih populer. Saya sempat melihat di
Tabloid Bola kolom suara suporter oom Eddy Suryadi mengajak pecinta NUFC di
Indonesia untuk membuat komunitas (sampai 2 kali kalo tidak salah), namun apa
daya waktu itu saya belum punya akses internet dan masih takut-takut karena
masih SMP.
10 tahun gak punya kenalan yang
dukung NUFC di Indonesia akhirnya berakhir karena akhirnya saya punya akses
internet. Pertengahan tahun 2006 saya gabung dengan ITA di forum proboards,
membernya baru 12 saat itu kalo tidak salah. Di situ adalah first contact saya dengan para sesepuh
ITA yaitu Presiden kita yang tercinta Eddy Suryadi, dan Bapak-Bapak yang
terhormat Mono, oom Didon, oom Dave dan oom Tiyok. Di situ untuk pertama
kalinya saya bisa sharing dan diskusi tentang klub kebanggaan bersama NUFC. Oh iya jujur saya pun baru tahu Howay the Lads
dan Makem dari sini.
Kegigihan para sepuh untuk
membangun ITA membuat saya juga terpanggil untuk bersama-sama mengembangkan
ITA. Dalam hal ini saya mencoba sedikit berkontribusi dengan mengajak semua
orang yang suka NUFC yang saya cari dan temui di dunia maya maupun nyata untuk
bergabung dalam forum ITA. (almarhum) Friendster (FS) saat itu merupakan media
yang sangat berharga dengan search engine-nya yang jauh lebih oke daripada
Facebook.
Finally, member sudah lumayan
banyak, saatnya kopi darat. Nomor HP yang ada saya sms untuk nobar, message di
FS saya sebar. Nobar, bigmatch lawan Mancunt di Pondok Indah Mall harus
digelar. Saya sangat excited untuk bertemu Lads and Lasses untuk pertama
kalinya. Dengan memakai jersey NUFC kw-3 saya berjalan bangga masuk PIM. Nobar
terlaksana dan ngobrol-ngobrol tidak canggung, wonderful experience. 5 lads
were there (saya, oom Didon, Prastoto, Angga, dan Abdi). Jumlah yang sangat
baik untuk komunitas kecil ITA tampil di depan umum teriak-teriak. Pertemuan
ini membuat saya semakin semangat untuk nobar berikut broadcast-nya dan
kontak orang-orang baru, sudah kepalang
tanggung, ITA harus berkembang.
Dalam perjalanannya ITA semakin
lama semakin banyak dihuni orang-orang yang fasih dan piawai dalam
berorganisasi dan juga mempunyai waktu untuk ITA. Saya sangat bersyukur atas
hal ini. ITA semakin solid dan kokoh. Sekarang kalau ada event pasti ada yang
invitationnya, tempat nobar udah ada yang atur kita tinggal datang, urusan sama
media dan external pasti ada Lad(s) yang nyempatin datang, sumber daya futsal
juga sangat berkembang pesat, ITA di daerahpun tumbuh subur. Really2 BIG
Credits to these Lads =).
Sekian tahun bergabung dengan ITA
saya lihat orang datang dan pergi. Sudah lebih dari 100 orang saya pernah
jumpai di kegiatan ITA. Ada yang sekali datang langsung ‘klik’ dan betah malah
jadi punggawa ITA, ada yang hanya sekali-sekali datang, ada juga yang hanya
sekali datang dan tidak muncul lagi, ada yang bertahun-tahun/berkali-kali saya
kontak akhirnya datang juga, ada yang sering kontak-kontakan namun tidak pernah
ketemu sampai sekarang.
Saya sangat bahagia dan sangat respek
pada Lads and Lasses yang bergabung lalu hadir di event ITA dan aktif (apalagi
yang rutin) karena melihat tumbuh dan berkembangnya komunitas kecil kita ini
cukup memberikan kepuasan batin. Saya rasa Lads and Lasses juga merasa
demikian.
Di sisi lain saya sangat menyayangkan
Lads and Lasses yang pernah datang atau malah yang rutin datang baik futsal
maupun nobar dan diskusi sekarang tidak pernah ngumpul lagi. Memang tiap orang
punya kepentingan berbeda-beda yang lebih diutamakan dari sekedar kumpul dengan
ITA. Ada faktor pernikahan, pasangan, keluarga, tempat tinggal, pekerjaan,
bahkan mungkin merasa tidak nyaman bergaul dengan ITA atau masih sungkan dan
ragu. Saya sendiri sejak bekerja, menikah, dan punya anak agak sangat-sangat
sedikiiiiiit banget berkurang frekuensi ngumpul sama ITA.
Besar harapan saya Lads and
Lasses yang sekarang hilang tersebut dapat kembali aktif di ITA walau hanya
sekali-sekali ngepost di forum.
Dan.. yang paling saya sesali
adalah keluarnya fans NUFC dari ITA baik itu karena faktor multi-isme kecintaan
terhadap klub bola selain NUFC, di-bully
oleh Lads and Lasses di forum, konfrontasi dengan Lads and Lasses lainnya, dsb.
Saya sendiri tidak lepas dari dosa
ini, saya ingat saya pernah membuat satu member (Lass pulak… =’() ITA keluar
karena saya menghujat Alan Smith dengan kata-kata kotor. Mungkin sekarang Lass
tersebut jadi ilfil sama NUFC ataupun ITA. Saya menyesal dan berjanji hal ini
tidak akan saya ulangi kembali.
ITA merupakan bagian tidak
terpisahkan dari passion saya terhadap NUFC. NUFC adalah salah satu hal
membentuk tujuan hidup saya. Cinta saya pada NUFC membuat saya belajar dan
bekerja lebih giat agar dapat mengunjungi Newcastle di masa depan yang akhirnya
kesampaian dan memberi manfaat yang lebih besar di berbagai aspek kehidupan
saya. Dengan kata lain ITA juga ada andil di situ =).
Makanya mari kita sama-sama
kembangkan, jaga kerukunan, keramahan, dan karakter ITA yang guyub sebagai
komunitas kita sesama pecinta NUFC di Indonesia. HOWAY THE LADS
Community is What We Make of It
Pecinta Newcastle United Football
Club – Rangga Yudha Nagara
tulisan ini aslinya juga saya tujukan buat teman2 tercinta di Indonesian Toon Army--dimuat juga di website www.indotoon.com

No comments:
Post a Comment