Thursday, 17 October 2013

Budaya dan etiket bisnis penghuni padang rumput: Kazhakstan

Kazhakstan adalah sebuah negeri di Asia Tengah yang berada di hamparan padang rumput yang luasnya setara dengan seluruh pulau di Indonesia. Orang-orang/penduduk asli Kazhakstan dikenal dengan sebutan Kazhaks. Faktor alam telah membentuk mereka secara turun temurun hidup nomaden, berpindah-pindah tempat mengikuti musim dan kesuburan rumput.
                                                                     

Gaya hidup nomaden di padang rumput luas untuk memberi makan hewan ternaknya yang menopang hidup mereka menjadikan Kazhaks sebagai masyarakat yang memegang erat nilai-nilai kekeluargaan. Sesuai dengan tradisi leluhurnya, kegiatan perpindahan dari padang rumput ke padang rumput lainnya menuruti tetua yang lebih berpengalaman. Hal ini membutuhkan kekompakan dalam keluarga dan hirearki jelas, sehingga orang tua sangat dihormati posisinya dalam masalah ini. Hal tersebut membentuk Kazhaks sebagai masyarakat yang sangat memperhitungkan hirearki.
Dengan latar belakang itu, berikut kami sajikan beberapa hal utama dalam etiket berbisnis dengan Kazhaks, masyarakat padang rumput yang patut anda perhatikan, ada yang sama dengan kita pada umumnya ada pula khas Kazhakstan.
Perkenalan
Perkenalan ketika tatap muka awal relatif informal dengan saling jabat tangan dan memperkenalkan diri dengan nama depan anda. Meski demikian jangan pernah menjulurkan tangan anda dahulu ketika berkenalan dengan wanita Kazhaks kecuali rekan tersebut menawarkan tangannya dahulu untuk bersalaman. Hal tersebut dikarenakan masih cukup kuatnya ajaran Islam di kalangan muslim Kazhakstan.
Jabat tangan rekan Kazhaks anda ketika mereka datang dan akan meninggalkan anda.
Pertukaran kartu nama lazim dalam hubungan bisnis dengan Kazhaks. Kartu nama mereka normalnya bi-lingual yakni dalam bahasa Inggris dan Rusia. Ketika menerima kartu nama dari kolega Kazhaks hendaknya kita membacanya sejenak sebelum menyimpannya, hal ini menunjukkan kesopanan kita di mata mereka.
Secara umum, Kazhaks bukanlah tipe masyarakat yang memiliki gaya bicara yang blak-blakan ataupun direct, dalam bertuturkata apalagi dalam situasi formal mereka cenderung menyampaikan maksudnya secara halus bahkan berputar-putar dan berbasa-basi dahulu. Mereka juga lebih suka untuk menjawab pertanyaan yang dibahasakan secara halus ketimbang yang ‘langsung’. Hal demikian dilatarbelakangi budaya mereka yang mementingkan untuk menjaga hubungan dan kehormatan.
Kazhaks sangat menjunjung tinggi hirearki seseorang dalam masyarakat. Dalam bergaul dengan Kazhaks jangan pernah mengkritik maupun meng-contradict seseorang yang lebih senior terlebih di hadapan orang lain.
Meeting / Pertemuan
Secara umum, business meeting di Kazhakstan tidak memiliki format baku anda dapat melakukannya di kantor, restoran, hotel, dsb. Tipikal gaya meeting entitas bisnis Kazhaks berbeda antara swasta dan pemerintahnya. Swasta Kazhaks akan lebih fleksibel terhadap urusan meeting ini ketimbang entitas bisnis dari pemerintah yang akan patuh pada banyak protokol dan birokrasi. Berurusan dengan pemerintah Kazhaks akan lebih banyak membutuhkan kesabaran dan lebih banyak meeting.
Sebagai masyarakat yang tradisional mereka cukup terbuka terhadap ide-ide baru. Proses negosiasi pun acapkali menjadi ajang yang sangat ‘hidup’ dalam berhubungan dengan Kazhaks. Walau terkenal dengan gaya bertutur yang halus dan agak panjang Kazhaks juga terkenal sebagai orang-orang yang menyenangi adu argumen dan debat dalam arti positif. Meski demikian kembali perlu dicamkan, jangan pernah secara terbuka menentang seseorang yang lebih senior dari anda atau akan mengacaukan negosiasi/hubungan yang sedang dijalin.
Dengan kultur hirearki yang kuat dapat dipahami bahwa dalam suatu meeting, Kazhaks memilih untuk bertemu, bertatapmuka, bernegosiasi dengan orang yang setara levelnya dengan mereka. Oleh karena itu, penting kiranya untuk terlebih dahulu membagikan biodata/CV kita, partner, dan tim kita sebelum melakukan pertemuan bisnis.
Biasanya sebelum masuk ke perbincangan bisnis yang serius, meeting akan dimulai dengan pembicaraan-pembicaraan ringan sembari menyeruput teh dan mencicipi kue-kue. Siapkan kesabaran anda sampai mereka menggiring percakapan ke arah bisnis atau memulai meeting. Manfaatkan percakapan ringan tersebut untuk membangun hubungan dan kepercayaan awal; Kazhaks adalah orang-orang yang berorientasi pada keluarga, mereka memanfaatkan waktu makan kue dan pembicaraan ringan tersebut untuk membangun suasana nyaman berbisnis dengan anda sekaligus menilai-nilai apakah anda ramah, dapat dipercaya, dan diandalkan.
                                                                                      Sumber: astana.prokuror.kz
Dalam suatu meeting ketua rombongan Kazhaks lazim membuka pertemuan dengan memperkenalkan diri dan timnya secara berurutan berdasarkan jabatan mereka. Jangan lupa, Kazhaks adalah ahlinya pidato berpanjang-panjang dan berputar oleh karena itu meski meeting memiliki waktu pembukaan yang jelas, waktu selesainya akan sulit ditentukan, harap anda menyediakan waktu lebih untuk mengantisipasi hal ini dan menghormati kebiasaan rekan bisnis Kazhaks anda.
Apabila anda telah memiliki hubungan dengan kepercayaan dan pengertian baik yang solid dengan Kazhaks, tidak perlu terlalu mengharapkan adanya perjanjian tertulis atas suatu keputusan ataupun kesepakatan yang dicapai. Berjabat tangan sering kali sudah cukup menandakan adanya suatu komitmen kesepakatan.
Catatan:
Selalu cek sebelumnya apakah meeting dilakukan dalam bahasa Inggris, Rusia, atau Kazhaks. Belum banyak orang Kazhaks mahir berbahasa Inggris, antisipasi hal ini dengan adanya penterjemah agar meeting dapat berjalan lancar.
Bila anda wanita hendaknya berbusana yang rapi dan sopan, agak tertutup akan lebih baik.
Menyapa dalam bahasa Kazhaks seperti: “qaayarleh tang, qalyngiz qalay? ” (selamat pagi, apa kabar) dapat lebih menghangatkan pertemuan.
Jamuan Makan
                              
                                                                                          







Kazhaks adalah orang-orang yang sangat ramah dan gemar mengundang makan malam kolega/kerabatnya ke rumah mereka sebagai tanda keakraban. Variasi roti tradisional Kazhakstan bernama “Nan” dan teh akan menjadi sajian utama di rumah mereka. Seperti nasi bagi orang kita, roti bagi Kazhaks adalah sesuatu yang sakral di meja makan, tidak lengkap makan tanpa makan roti tersebut. Menyajikan roti tersebut kepada tamu adalah sebagai tanda respek si empunya rumah pada tamu yang datang. Minum setidaknya satu cangkir dan makan satu roti yang disajikan untuk kesopanan.
Jangan pernah menolak undangan untuk menikmati makanan tradisional Kazhaks dari rekan bisnis Kazhaks anda. Hal ini adalah salah satu bentuk ramah tamah yang terpenting di budaya Kazhaks dalam berbisnis. Mereka (dan semestinya anda) memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal lebih dekat rekan bisnis anda. Mengenal mereka secara personal adalah kunci sukses interaksi bisnis dengan usahawan Kazhaks.
Berbeda dengan budaya Barat dan Asia Timur yang mengutamakan tepat waktu, umumnya Kazhaks dapat mentolerir jam karet hingga 30 menit dari kesepakatan awal. Meski demikian, jika lebih dari itu anda wajib memberitahu paling tidak lewat telepon jika anda akan telat datang.
Berpakaianlah yang rapi dan sopan, kalau perlu pakai pakaian resmi anda di kantor untuk datang ke jamuan makan malam oleh Kazhaks. Dalam acara seperti itu, mereka lebih menghargai pakaian yang sopan dan formal ketimbang pakaian yang nyaman dipakai. Berpakaian terlalu informal dalam suatu jamuan makan malam dapat dianggap suatu penghinaan oleh mereka.
Lain halnya dengan berpakaian, table manners bukanlah suatu yang penting dalam budaya Kazhaks. Banyak jenis makanan tradisional Kazhaks yang mengharuskan anda memakannya menggunakan tangan. Tuan rumah atau tamu lainnya akan secara langsung menyajikan makanan ke piring anda juga dengan tangan. Makan beramai-ramai dengan cara lesehan di lantai adalah wajar bagi Kazhaks. Di samping piring anda akan disediakan mangkuk untuk minum kaldu atau teh, balikkan mangkuk tersebut jika anda sudah merasa cukup atas teh dan kaldu.
Ketika berada di dalam rumah rekan Kazhaks anda jangan terlalu mengagumi benda (lukisan misalnya) yang ada di dalamnya apalagi dengan terang-terangan menyatakan bahwa anda sangat-sangat menyukai benda tersebut. Hal itu akan membuat tuan rumah merasa berkewajiban untuk memberikannya kepada anda.
Acara makan bagi Kazhaks adalah even sosial yang mungkin bakal menyita banyak waktu anda. Sisakan sesuatu pada piring anda jika anda sudah merasa cukup untuk makan karena jika anda menghabiskan makanan di piring anda mereka akan menganggap bahwa anda masih lapar dan anda akan disajikan lebih banyak lagi! Karena umumnya tuan rumah Kazhaks akan bersemangat untuk memenuhi piring anda dengan makanan.
Jika ternyata anda yang mengundang mereka untuk singgah ke rumah anda, maka harap sediakan slippers atau sandal rumah ekstra mengingat budaya mereka adalah selalu melepas sepatunya ketika memasuki rumah seseorang. Jangan lupa siap sedia makanan kecil dan teh tentunya.
Catatan:
Kiranya perlu anda ingat dalam penyajian teh oleh Kazhaks, cangkir tidak akan diisi penuh, biasanya hanya setengah lebih sedikit. Jika nantinya cangkir teh anda diisi penuh oleh tuan rumah/pelayannya itu adalah bentuk halus penyampaian bahwa acara makan sudah akan diakhiri dan waktunya anda pamit pulang.  
Cinderamata / Hadiah
Sebenarnya tidak ada standar baku dalam pemberian buah tangan ketika membangun relasi dengan Kazhaks, namun jika anda memberikannya pada saat memenuhi undangan jamuan makan malam/siang di rumah akan menambah respek mereka kepada anda. Tidak perlu mahal dan rumit memikirkannya oleh-oleh seperti kue atau buah-buahan untuk melengkapi hidangan makan sudah cukup. Kembali kami ingatkan, mayoritas Kazhaks adalah muslim sehingga pertimbangkan kembali jika berniat memberikan champagne atau minuman berakohol lainnya, kecuali jika anda mengetahui bahwa si tuan rumah dan keluarganya meminum minuman beralkohol. Oleh-oleh yang diberikan biasanya langsung dibuka oleh si penerima.
Sebaliknya, dapat dipastikan mereka juga akan membawa buah tangan ketika berkunjung ke tempat anda.
Catatan:
Mirip dengan budaya Indonesia, jika menerima atau memberi sesuatu gunakan tangan kanan, karena penggunaan tangan kiri dapat menimbulkan kesan tidak sopan.
Kazhaks adalah orang-orang yang menjunjung sopan santun dalam budaya mereka, namun juga mereka amat memahami dan toleran terhadap adanya ‘pelanggaran’ yang dilakukan oleh orang asing. Mereka sangat bersemangat dalam menunjukan budaya dan adat istiadat mereka kepada orang asing dan menyukai orang-orang yang mencoba mengerti budaya mereka.   
Akhir kata semoga secungkil informasi mengenai budaya Kazhaks ini dapat bermanfaat untuk mengembangkan bisnis anda!


                                                                                                                Rangga Yudha Nagara

                                                                                                               diolah dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment