Wednesday, 17 July 2013

Kesan pertemuan dengan Phillipe, Danny, Demba, Craig, Cheick, dan Steve (termasuk Sammy dan Alan)

Selama keberadaan saya di kota Newcastle upon Tyne (sejak September 2011 sampai dengan ketika saya menulis artikel ini) saya dinaungi keberuntungan yang belum tentu warga asli kota di Inggris Utara yang berpenduduk sekitar 240,000 jiwa tersebut mendapatkannya.. (beneran lho =p)

Keberuntungan yang saya maksud adalah pertemuan-pertemuan saya dengan beberapa pemain Newcastle United termasuk legenda dan manajernya. Pertemuan disini bukan sekedar menonton mereka bermain secara langsung namun juga terjadi sedikit percakapan dan eye contact yang bagi saya pribadi adalah pengalaman spiritual yang berharga..(kayak kalo liat hantu gitu… merinding boo)

Saya bermaksud ingin membagi pengalaman dan kesan yang saya dapat dari pertemuan singkat saya dengan idola –idola kita antara lain Albert, Simpson, Ba, Sa.Ameobi, Bellamy, Pardew, Tiote, dan Harper. Semoga bisa menambah rasa dekat kita dengan figur-figur tersebut.

1. Phillipe Albert
Saya bertemu dengan beliau pada bulan Oktober 2011 setelah pertandingan persahabatan antara tim NUFC angkatan ‘the entertainers’-nya Keegan melawan Liverpool XI di Kingston Park markas klub rugby Newcastle Falcon.

Setelah final whistle blowed para pemain legendaris NUFC dan Liverpool langsung berhamburan ke tribun VIP maupun ruang ganti namun Albert berbeda… beliau, seolah mendengar panggilan saya (dan beberapa fans lainnya), tidak langsung berkumpul dengan rekan2nya tapi malah mendekati para fans yang memanggilnya tersebut menyalaminya dan memberi tanda tangan.

Khusus kepada saya beliau menyempatkan untuk bertanya.. “Hi where are you from?” saya jawab saya datang dari Indonesia dan mendukung NUFC sejak era anda jadi bek andalan NUFC.. beliau menjawab “Wow, that’s fantastic”.. saya lalu meminta foto bareng beliau yang dengan ramah beliau meng-OK-kan “Sure.. sure…it’s my pleasure”.

Dan.. jadi lah foto di bawah ini (yang sayangnya bukan pose terbaik saya sehingga saya dan Albert Nampak jomplang dalam hal ketampanan… errrh I blame the photographer!)
Walau Albert terlihat lebih tua dari umurnya dan penampilan fisiknya sudah seperti kakek-kakek namun performanya masih luar biasa, seingat saya, Albert satu-satunya pemain NUFC yang bermain 90 menit penuh dalam pertandingan persahabatan tersebut =)




2. Danny Simpson
Pertemuan saya dengan Simmo terjadi ketika saya mendapat kabar dari twitter bahwa di NUFC shop sedang ada acara kampanye anti rasisme yang menghadirkan Leon Best, Sammy Ameobi, dan Danny Simpson… saya yang tadinya sedang berangkat menuju kampus untuk kuliah langsung belok kiri dengan niat mendapatkan tanda tangan ketiga pemain tersebut dan kalo bisa foto..

Namun apa daya ketika melihat 3 pemain itu dari dekat saya deg-deg2an..mulut terasa kaku, dan saya tidak berani untuk minta foto (maklum masi ndeso suasananya beda ketika pas ketemu Albert, banyak orang manggil2 dia,,saya tinggal ikut2an manggil juga).. namun peruntungan berubah ketika ada nenek2 sama cucunya minta tolong saya untuk ambilkan foto mereka dengan Simmo, setelah mereka beres saya foto gantian deh saya minta difotoin bareng Simmo.

Simmo menyapa duluan “Hi mate are u alright?” saya jawab “yes thank you, and thanks for this” (seraya menunjukan poster yg sudah ditandatanganinya dan siap2 pose foto)..Simmo menjawab “you re welcome mate” (dan beliau langsung pasang gaya siap untuk difoto)

Kesan saya terhadap Simmo adalah beliau sangat enjoy dengan popularitasnya di Newcastle. Dengan sabar dan ramah beliau melayani permintaan foto dan tandatangan satu-satu (ini kejadian sebelum dia dibully di twitter).. secara fisik dia terlihat sama dengan beberapa teman saya di Indonesia… jadi sharusnya bek kanan Indonesia minimal bisa kayak dia…

Tadinya saya juga mau minta foto bareng Best dan Sammy tapi apa daya nervous itu datang lagi, ya sudah lah poster dan tanda tangan aja cukup..apalagi dah dapat foto bareng Simmo..dan saya pulangah saya ke rumah =)

3. Demba Ba


Rumor yang beredar kalo Demba Ba adalah pribadi yang religious adalah benar adanya bukan hanya pencitraan ala pemerentah RI saja. Hal ini saya dapat pastikan ketika saya bertemu dengan Demba di masjid kampus Newcastle University untuk sholat jumat.

Saya secara sengaja mengambil posisi duduk di belakangnya ketika khutbah berjalan. Demba terlihat begitu kusyuk mendengar khutbah dan sesekali mengucapkan gelar untuk nabi pujaannya.

Selesai sholat saya memberanikan diri untuk meminta foto bareng beliau, namun untuk memastikan itu Demba atau bukan saya tanya dulu ke dia.. “Hi u r Demba Ba rite?”, doi tersenyum dan mengangguk. “Can I take picture with you?”, doi yg saat itu masih duduk sambil berzikir mengangguk “later outside”.

Demba melanjutkan ritualnya di masjid dengan sholat sunnah lama bgt… temannya yg sepertinya si Mehdi Abeid aja udah pulang duluan. Sampe masjid agak sepi baru Demba selesai sholat sunnahnya, abis itu dia sedikit ngobrol dulu ama pengurus mesjid… saya menunggu dengan sabar.

Setelah beranjak mau keluar barulah saya ada kesempatan ngobrol lagi dengan doi, saya bilang kalo dia dapat salam dari anak-anak Indonesian Toon Army, banyak yg ngefans dia di Indonesia terutama karena dia abis golin sujud, dan berharap doi bakal golin hari sabtu besok… Demba cukup senang mengetahui adanya ITA dan menjawab “for you and your friends, InshaAllah brother, InshaAllah”.

Kesan saya terhadap Demba, yup dia religius dan humble dan berusaha low profile,,selepas dari masjid doi jalan aja ngeluyur nutupin palanya pake kupluk gak terlihat ada mobil mewah terparkir di halaman masjid..cara berpakaiannya gak mewah, sederhana banget.

Secara fisik jidatnya doi ada item2 layaknya bapak2 yg sholatnya kuat, oh iya badannya gede tapi kakinya kecil euy….kayak gak simetris

4. Cheick Tiote

Kalau pertemuan yang satu ini benar2 rejeki lads, secara tak sengaja saya yang saat itu tengah duduk2 menunggu keberangkatan pesawat orang tua di airport Newcastle tiba-tiba dikejutkan oleh sesosok pria kekar yang mirip Tiote di depan saya.

Saya sempat ragu apakah itu benar Tiote, karena laki-laki ini berdandan sangat rapi layaknya pria metro sexual dan lebih bergaya daripada org2 yg katanya eksekutif muda itu. Saya sempat menyuruh adik saya untuk menyapa beliau namun adik saya tidak berani.

Ya udah saya samperin aja daripada penasaran. Tiote yang saat itu sedang membayar parkiran di parking machine saya langsung tegur “Hi Cheick, how are u? we are from Indonesia (sambil menunjuk keluarga saya yg sedang duduk), we are a big fan of you may I take a picture with you?”. Tiote yang sedang merapikan dompetnya menjawab dengan ramah “yea yea sure why not…”

Saya langsung panggil Ibu dan adik saya untuk berfoto bersama. Ibu saya kesenangan dan dia sempat bercakap2 sikit dengan Tiote. Tiote memasang pose paling ramah diantara bintang2 NUFC yang pernah saya temui. Bahkan sampai menanyakan udah cukup belum fotonya? Saya jawab belum.. karena adik saya juga mau foto, dan foto yg pertama kurang bagus,,, jadi foto lagi…  “no problem” dia jawab.. kami sempat foto2 beberapa kali jadinya..dan dia layani dengan sabar dan ramah. Bahkan selepas kami foto2 jadi banyak orang yang minta foto sama dia yg dia layani dengan ramah…dua anak kecil yg minta foto dia langsung rangkul

Kesan saya terhadap Tiote. Berbeda dengan ganasnya permainan dan muka doi di lapangan hijau, penampilannya di luar lapangan sangat lembut..tampilan rapi dandy, wangi parfum mahal, jam tangan mewah, di dompetnya saya lihat ada duit segepok dan beragama kartu kredit. Doi meninggalkan airport mengendarai sendiri mobilnya yang sangat mewah yaitu Bentley putih kinclong berplat TIOTE.

5. Craig Bellamy
Bellers adalah ex-bintang NUFC yang masih baik berhubungan dengan fans NUFC dan terlihat doi tipikal easy going dan suka bercanda. Kesan ini saya dapat ketika bertemu dengannya sesudah pertandingan NUFC melawan pasukan bin dippers yang berkesudahan dengan kemenangan kita dan dijadikannya Jose Enrique sebagai kiper.

Khalayak ramai yang menunggu keluarnya Carroll dan Enrique dari SJP untuk naik ke busnya Liverpool tidak jua menjumpai dua sosok tersebut. Para Geordies ini bermaksud untuk mengejek dua sosok tersebut dengan nyanyian we are in top five Enrique we r in top five…

Satu-satu pemain liverfool keluar,, pada banyak yg minta tandatangan tapi hanya beberapa saja yg melayani,,,banyak yg langsung ngibrit ke bus..mungkin karena dongkol karena kalah. Bellamy adalah yang paling ramah, mungkin karena pernah di SJP selama beberapa musim.

Dia menandatangani satu2 buku atau majalah yg disodorkan..sesekali bercanda dengan para fans NUFC ini…yang paling saya ingat adalah ketika dia membalas banter dari Geordies yang bilang. “Hey Craig! We are in top five, How d u feel bout that huh? Tell that to Enrique”… si Bellamy dengan tangkasnya menjawab “So whats the big deal mate? When am here we are 3rd”.


6. Steve Harper
Perjumpaan saya dengan Harper juga gak sengaja. Saya saat itu tengah menghadiri peresmian patung Sir Bobby di SJP dan yakin pasti banyak pemain NUFC yg datang. Nah coba-coba lah liat kanan-kiri..namun sialnya gak ada yang reachable buat diminta foto bareng.

Setelah peresmian patung usai saya dan beberapa kawan kita dari Toon Army Malaysia (TAM) jalan menuju SJP untuk ada sesi foto dengan official press NUFC. Di perjalanan itu kawan dari TAM melihat Harper dan mengajak foto dengan doi. Saya ngikut aja. Johan kawan dari TAM memperkenalkan dirinya dan kawan2nya dan saya kepada Harper, lalu foto deh kita,, saya ambil posisi paling dekat dengan Harper.


Harper terkesan sibuk dan agak tergesa-gesa saat itu.. dari segi penampilan doi layaknya ‘average joe’ lah. Sangat casual.

7. Alan Pardew & Sammy Ameobi
Dua orang ini saya jadikan satu karena hanya bertemu sekejap saja. Pardew sempat berpapasan dengan saya di lorong SJP ketika saya sedang stadium tour bersama keluarga. Saat itu saya cuma bilang “Alan Pardew!” beliau tersenyum sambil bilang “Hi” dan jalan keluar lorong.


Nampak doi tengah bekerja mempersiapkan hal-hal yg dia butuhkan untuk pertandingan yg beberapa jam lagi itu. Pardew terlihat lebih muda dan segar ketimbang dari yg biasa kita lihat di TV.

Kalau Sammy Ameobi saya tulis juga disini karena saya sudah berjumpa 3 kali dengannya. Pertama ketika acara kampanye anti rasisme, kedua ketika saya tengah menunggu Andy Carroll tapi gak keluar2 doinya malah ada Sammy jalan dibelakang saya, ketiga ketika saya berada di Aspers Casino,,Sammy masuk pake topi (kirain Shola) trus langsung ke ruang VIPnya.

Gayanya santai dengan pakaian bermerk,, gak kayak tipikal blink2 nigga gitu ala Nile Ranger gak juga kayak Tiote atau Pardew yang Dandy, gak juga kayak Demba Ba yg biasa aja (agak ngegembel malah)… Sammy ya.. gitu deh…anak-anak tapi udah tajir

8. Alan Shearer
Kalo ini sih ultimate experience buat supporter NUFC sejati, namun yang beruntung ketemu Dewa Bola ini bukan saya, tapi mimin twitter ITA, yang self declared ganteng itu… dan doi menyembah Alan Shearer gituh.. =p   berikut cerita dari doi:
–Ketemu Tuhan–

“hari itu gw sengaja bolos kuliah untuk ngantri 3 jam di WH Smith buat book signingnya doi, setelah satu jam mengantri muncul lah Sang Tuhan Maha Besar ini dengan memakai kemeja hitam dengan kancing atas dibuka satu, ganteng mampus!!!! dalam hati gw udah “kya..kyaa..kyaa” gitu (skrg gw tau perasaan cewe2 yg histeris ngeliat personel boyband idolanya..i feel you girl :D:D )

2 jam ngantri lalu tiba lah giliran gw..sambil nyodorin bukunya, gw ditanya “hi, how are you?” tapi gw saking gugup dan senangnya cuman bisa diam kaya patung dan gelagapan menjawab “a..a…a…a…fine.”. rasanya pengen gw peluk tp ga berani. abis sesi tandatangan itu gw jalan pulang loncat2 kesenengan kaya baru balik dari surga..hari itu hidup sungguh terasa indah. :D:D ”


Sekian. I hope You All Enjoy This Experience.. dan yaitu deh… membawa kita sedikit lebih dekat kepada idola-idola kita ini dengan mengetahui sedikit informasi kehidupan mereka di luar sepak bola =)

No comments:

Post a Comment