Selama keberadaan
saya di kota Newcastle upon Tyne (sejak September 2011 sampai dengan ketika
saya menulis artikel ini) saya dinaungi keberuntungan yang belum tentu warga
asli kota di Inggris Utara yang berpenduduk sekitar 240,000 jiwa tersebut
mendapatkannya.. (beneran lho =p)
Keberuntungan yang
saya maksud adalah pertemuan-pertemuan saya dengan beberapa pemain Newcastle
United termasuk legenda dan manajernya. Pertemuan disini bukan sekedar menonton
mereka bermain secara langsung namun juga terjadi sedikit percakapan dan eye
contact yang bagi saya pribadi adalah pengalaman spiritual yang
berharga..(kayak kalo liat hantu gitu… merinding boo)
Saya bermaksud ingin
membagi pengalaman dan kesan yang saya dapat dari pertemuan singkat saya dengan
idola –idola kita antara lain Albert, Simpson, Ba, Sa.Ameobi, Bellamy, Pardew,
Tiote, dan Harper. Semoga bisa menambah rasa dekat kita dengan figur-figur
tersebut.
1. Phillipe Albert
Saya bertemu dengan
beliau pada bulan Oktober 2011 setelah pertandingan persahabatan antara tim
NUFC angkatan ‘the entertainers’-nya
Keegan melawan Liverpool XI di Kingston Park markas klub rugby Newcastle
Falcon.
Setelah final whistle blowed para pemain legendaris
NUFC dan Liverpool langsung berhamburan ke tribun VIP maupun ruang ganti namun
Albert berbeda… beliau, seolah mendengar panggilan saya (dan beberapa fans
lainnya), tidak langsung berkumpul dengan rekan2nya tapi malah mendekati para
fans yang memanggilnya tersebut menyalaminya dan memberi tanda tangan.
Khusus kepada saya
beliau menyempatkan untuk bertanya.. “Hi
where are you from?” saya jawab saya datang dari Indonesia dan mendukung
NUFC sejak era anda jadi bek andalan NUFC.. beliau menjawab “Wow, that’s fantastic”.. saya lalu
meminta foto bareng beliau yang dengan ramah beliau meng-OK-kan “Sure.. sure…it’s my pleasure”.
Dan.. jadi lah foto
di bawah ini (yang sayangnya bukan pose terbaik saya sehingga saya dan Albert
Nampak jomplang dalam hal ketampanan… errrh
I blame the photographer!)
Walau Albert terlihat
lebih tua dari umurnya dan penampilan fisiknya sudah seperti kakek-kakek namun
performanya masih luar biasa, seingat saya, Albert satu-satunya pemain NUFC
yang bermain 90 menit penuh dalam pertandingan persahabatan tersebut =)
2. Danny Simpson
Pertemuan saya dengan
Simmo terjadi ketika saya mendapat kabar dari twitter bahwa di NUFC shop sedang
ada acara kampanye anti rasisme yang menghadirkan Leon Best, Sammy Ameobi, dan
Danny Simpson… saya yang tadinya sedang berangkat menuju kampus untuk kuliah
langsung belok kiri dengan niat mendapatkan tanda tangan ketiga pemain tersebut
dan kalo bisa foto..
Namun apa daya ketika
melihat 3 pemain itu dari dekat saya deg-deg2an..mulut terasa kaku, dan saya
tidak berani untuk minta foto (maklum masi ndeso suasananya beda ketika pas
ketemu Albert, banyak orang manggil2 dia,,saya tinggal ikut2an manggil juga)..
namun peruntungan berubah ketika ada nenek2 sama cucunya minta tolong saya
untuk ambilkan foto mereka dengan Simmo, setelah mereka beres saya foto gantian
deh saya minta difotoin bareng Simmo.
Simmo menyapa duluan
“Hi mate are u alright?” saya jawab “yes thank you, and thanks for this”
(seraya menunjukan poster yg sudah ditandatanganinya dan siap2 pose foto)..Simmo
menjawab “you re welcome mate” (dan
beliau langsung pasang gaya siap untuk difoto)
Kesan saya terhadap
Simmo adalah beliau sangat enjoy dengan popularitasnya di Newcastle. Dengan
sabar dan ramah beliau melayani permintaan foto dan tandatangan satu-satu (ini
kejadian sebelum dia dibully di twitter).. secara fisik dia terlihat sama
dengan beberapa teman saya di Indonesia… jadi sharusnya bek kanan Indonesia
minimal bisa kayak dia…
Tadinya saya juga mau
minta foto bareng Best dan Sammy tapi apa daya nervous itu datang lagi, ya
sudah lah poster dan tanda tangan aja cukup..apalagi dah dapat foto bareng
Simmo..dan saya pulangah saya ke rumah =)
3. Demba Ba
Rumor yang beredar
kalo Demba Ba adalah pribadi yang religious
adalah benar adanya bukan hanya pencitraan ala pemerentah RI saja. Hal ini saya
dapat pastikan ketika saya bertemu dengan Demba di masjid kampus Newcastle
University untuk sholat jumat.
Saya secara sengaja
mengambil posisi duduk di belakangnya ketika khutbah berjalan. Demba terlihat
begitu kusyuk mendengar khutbah dan sesekali mengucapkan gelar untuk nabi
pujaannya.
Selesai sholat saya
memberanikan diri untuk meminta foto bareng beliau, namun untuk memastikan itu
Demba atau bukan saya tanya dulu ke dia.. “Hi
u r Demba Ba rite?”, doi tersenyum dan mengangguk. “Can I take picture with you?”, doi yg saat itu masih duduk sambil
berzikir mengangguk “later outside”.
Demba melanjutkan
ritualnya di masjid dengan sholat sunnah lama bgt… temannya yg sepertinya si
Mehdi Abeid aja udah pulang duluan. Sampe masjid agak sepi baru Demba selesai
sholat sunnahnya, abis itu dia sedikit ngobrol dulu ama pengurus mesjid… saya
menunggu dengan sabar.
Setelah beranjak mau
keluar barulah saya ada kesempatan ngobrol lagi dengan doi, saya bilang kalo
dia dapat salam dari anak-anak Indonesian Toon Army, banyak yg ngefans dia di
Indonesia terutama karena dia abis golin sujud, dan berharap doi bakal golin
hari sabtu besok… Demba cukup senang mengetahui adanya ITA dan menjawab “for you and your friends, InshaAllah
brother, InshaAllah”.
Kesan saya terhadap
Demba, yup dia religius dan humble
dan berusaha low profile,,selepas
dari masjid doi jalan aja ngeluyur nutupin palanya pake kupluk gak terlihat ada
mobil mewah terparkir di halaman masjid..cara berpakaiannya gak mewah,
sederhana banget.
Secara fisik jidatnya
doi ada item2 layaknya bapak2 yg sholatnya kuat, oh iya badannya gede tapi
kakinya kecil euy….kayak gak simetris
4. Cheick Tiote
Kalau pertemuan yang
satu ini benar2 rejeki lads, secara tak sengaja saya yang saat itu tengah duduk2
menunggu keberangkatan pesawat orang tua di airport Newcastle tiba-tiba
dikejutkan oleh sesosok pria kekar yang mirip Tiote di depan saya.
Saya sempat ragu
apakah itu benar Tiote, karena laki-laki ini berdandan sangat rapi layaknya
pria metro sexual dan lebih bergaya daripada org2 yg katanya eksekutif muda
itu. Saya sempat menyuruh adik saya untuk menyapa beliau namun adik saya tidak
berani.
Ya udah saya samperin
aja daripada penasaran. Tiote yang saat itu sedang membayar parkiran di parking
machine saya langsung tegur “Hi Cheick,
how are u? we are from Indonesia (sambil menunjuk keluarga saya yg sedang
duduk), we are a big fan of you may I
take a picture with you?”. Tiote yang sedang merapikan dompetnya menjawab
dengan ramah “yea yea sure why not…”
Saya langsung panggil
Ibu dan adik saya untuk berfoto bersama. Ibu saya kesenangan dan dia sempat
bercakap2 sikit dengan Tiote. Tiote memasang pose paling ramah diantara
bintang2 NUFC yang pernah saya temui. Bahkan sampai menanyakan udah cukup belum
fotonya? Saya jawab belum.. karena adik saya juga mau foto, dan foto yg pertama
kurang bagus,,, jadi foto lagi… “no
problem” dia jawab.. kami sempat foto2 beberapa kali jadinya..dan dia
layani dengan sabar dan ramah. Bahkan selepas kami foto2 jadi banyak orang yang
minta foto sama dia yg dia layani dengan ramah…dua anak kecil yg minta foto dia
langsung rangkul
Kesan saya terhadap
Tiote. Berbeda dengan ganasnya permainan dan muka doi di lapangan hijau,
penampilannya di luar lapangan sangat lembut..tampilan rapi dandy, wangi parfum
mahal, jam tangan mewah, di dompetnya saya lihat ada duit segepok dan beragama
kartu kredit. Doi meninggalkan airport mengendarai sendiri mobilnya yang sangat
mewah yaitu Bentley putih kinclong berplat TIOTE.
5. Craig Bellamy
Bellers adalah
ex-bintang NUFC yang masih baik berhubungan dengan fans NUFC dan terlihat doi
tipikal easy going dan suka bercanda. Kesan ini saya dapat ketika bertemu
dengannya sesudah pertandingan NUFC melawan pasukan bin dippers yang berkesudahan dengan kemenangan kita dan
dijadikannya Jose Enrique sebagai kiper.
Khalayak ramai
yang menunggu keluarnya Carroll dan Enrique dari SJP untuk naik ke busnya
Liverpool tidak jua menjumpai dua sosok tersebut. Para Geordies ini bermaksud
untuk mengejek dua sosok tersebut dengan nyanyian we are in top five Enrique we r in top five…
Satu-satu pemain
liverfool keluar,, pada banyak yg minta tandatangan tapi hanya beberapa saja yg
melayani,,,banyak yg langsung ngibrit ke bus..mungkin karena dongkol karena
kalah. Bellamy adalah yang paling ramah, mungkin karena pernah di SJP selama
beberapa musim.
Dia menandatangani
satu2 buku atau majalah yg disodorkan..sesekali bercanda dengan para fans NUFC
ini…yang paling saya ingat adalah ketika dia membalas banter dari Geordies yang
bilang. “Hey Craig! We are in top five,
How d u feel bout that huh? Tell that to Enrique”… si Bellamy dengan
tangkasnya menjawab “So whats the big
deal mate? When am here we are 3rd”.
6. Steve Harper
Perjumpaan saya
dengan Harper juga gak sengaja. Saya saat itu tengah menghadiri peresmian
patung Sir Bobby di SJP dan yakin pasti banyak pemain NUFC yg datang. Nah
coba-coba lah liat kanan-kiri..namun sialnya gak ada yang reachable buat
diminta foto bareng.
Setelah peresmian
patung usai saya dan beberapa kawan kita dari Toon Army Malaysia (TAM) jalan
menuju SJP untuk ada sesi foto dengan official press NUFC. Di perjalanan itu
kawan dari TAM melihat Harper dan mengajak foto dengan doi. Saya ngikut aja.
Johan kawan dari TAM memperkenalkan dirinya dan kawan2nya dan saya kepada
Harper, lalu foto deh kita,, saya ambil posisi paling dekat dengan Harper.
Harper terkesan sibuk
dan agak tergesa-gesa saat itu.. dari segi penampilan doi layaknya ‘average
joe’ lah. Sangat casual.
7. Alan Pardew &
Sammy Ameobi
Dua orang ini saya
jadikan satu karena hanya bertemu sekejap saja. Pardew sempat berpapasan dengan
saya di lorong SJP ketika saya sedang stadium tour bersama keluarga. Saat itu
saya cuma bilang “Alan Pardew!” beliau tersenyum sambil bilang “Hi” dan jalan
keluar lorong.
Nampak doi tengah
bekerja mempersiapkan hal-hal yg dia butuhkan untuk pertandingan yg beberapa
jam lagi itu. Pardew terlihat lebih muda dan segar ketimbang dari yg biasa kita
lihat di TV.
Kalau Sammy Ameobi
saya tulis juga disini karena saya sudah berjumpa 3 kali dengannya. Pertama
ketika acara kampanye anti rasisme, kedua ketika saya tengah menunggu Andy
Carroll tapi gak keluar2 doinya malah ada Sammy jalan dibelakang saya, ketiga
ketika saya berada di Aspers Casino,,Sammy masuk pake topi (kirain Shola) trus
langsung ke ruang VIPnya.
Gayanya santai dengan
pakaian bermerk,, gak kayak tipikal blink2 nigga gitu ala Nile Ranger gak juga
kayak Tiote atau Pardew yang Dandy, gak juga kayak Demba Ba yg biasa aja (agak
ngegembel malah)… Sammy ya.. gitu deh…anak-anak tapi udah tajir
8. Alan Shearer
Kalo ini sih ultimate
experience buat supporter NUFC sejati, namun yang beruntung ketemu Dewa Bola
ini bukan saya, tapi mimin twitter ITA, yang self declared ganteng itu… dan doi
menyembah Alan Shearer gituh.. =p berikut cerita dari doi:
–Ketemu Tuhan–
“hari itu gw sengaja
bolos kuliah untuk ngantri 3 jam di WH Smith buat book signingnya doi, setelah
satu jam mengantri muncul lah Sang Tuhan Maha Besar ini dengan memakai kemeja
hitam dengan kancing atas dibuka satu, ganteng mampus!!!! dalam hati gw udah
“kya..kyaa..kyaa” gitu (skrg gw tau perasaan cewe2 yg histeris ngeliat personel
boyband idolanya..i feel you girl :D:D )
2 jam ngantri lalu
tiba lah giliran gw..sambil nyodorin bukunya, gw ditanya “hi, how are you?”
tapi gw saking gugup dan senangnya cuman bisa diam kaya patung dan gelagapan
menjawab “a..a…a…a…fine.”. rasanya pengen gw peluk tp ga berani. abis sesi
tandatangan itu gw jalan pulang loncat2 kesenengan kaya baru balik dari
surga..hari itu hidup sungguh terasa indah. :D:D ”
Sekian. I hope You All Enjoy This Experience.. dan
yaitu deh… membawa kita sedikit lebih dekat kepada idola-idola kita ini dengan
mengetahui sedikit informasi kehidupan mereka di luar sepak bola =)
.jpg)






No comments:
Post a Comment